Proyek 2,6 Milyar Pekerjaan Rekonstruksi Pengamanan Sungai Das Bijawang (Muara lembang), Terbengkalai!

Bulukumba - PeduliRakyat.com, Pengerjaan proyek di Desa Salemba, Kecamatan ujung loe, Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan sampai kini masih terbengkalai, proyek Rekonstruksi Pengamanan Sungai Das Bijawang ( Muara lembang ) yang nilai anggaran 2.688.913.800 milyar yang seharusnya di kerjakan mulai dari 9 Mei sampai 5 September selesai.

Namun faktanya sampai saat ini bisa dikatakan belum ada progres kegiatan pembangunan pekerjaan aktif yang di turunkan dilokasi pengerjaan proyek tersebut, maka sampai saat ini masih terbengkalai ungkap wakil ketua DPD Lidik pro bulukumba Suriadi pada hari Rabu 06/07/2022

Lanjut Suryadi” kami melihat kondisi saat ini kalau ini ada pembiaran dan tidak diberi teguran kepada pihak rekanan kontraktor yang telah memenangkan tender, maka yakin saja pekerjaan ini tidak akan selesai sesuai tanggal yang sudah ditentukan, jadi kami berharap dari lembaga kontrol swadaya masyarakat Lidik pro meminta kepada pihak instansi terkait agar segera mengambil tindakan tegas teguran kepada rekanan kontraktor atau direkturnya.

Ilham” menambahkan sebagai warga setempat, sangat mengapresiasi kinerja pemerintahan hari ini dimana bisa menurunkan bantuan anggaran kepada masyarakat akan tetapi”sangat disayayangkan dengan adanya kejadian ini Karena saya mengira kalau pekerjaan ini tidak ada kendala, setelah saya melihat ada kepala balai penanggulan bencana bersama anggota DPRD Kabupaten barulah saya paham kalau proyek ini terindikasi bermasalah dan tentunya kepala dinas penanggulan bencana daerah harus bersikap lebih tegas karena telah melihat langsung bersama ketua komisi C, DPRD Kabupaten Bulukumba H. Adi Sanjaya dan rombongan dari komisi C.

Kepala dinas badan penanggulangan,Andi Akrim Amir, iye sudah 2 kali kami memberikan surat teguran kepada direktur PT. Dan sampai hari ini belum ada tambahan kegiatan yg dilakukan, dan sementara ini yang kita lihat di lokasi tempat kerja baru pembukaan akses jalan masuk untuk alat berat.

“Kami harus pertegas teguran ini dan apabila rekanan tidak bisa menyelesaikan dari 50% progres pekerjaan sampai bulan ini dan tak sanggup menyelesaikan maka akan saya putuskan kontrak kerjanya sebagai pemenang tender

memutuskan kontrak bagi rekanan kontraktor bilamana pekerjaan ini tidak ada progres yang berjalan dan bilamana kontrak diputuskan kami meminta agar ditender ulang dan kami akan menerima rekanan kontraktor lainnya yang mau ikut serta membantu menyelesaikan pekerjaan ini dengan cepat dan tepat dalam artian ikut ditender ulang ujarnya” *Tutup Adi*